Minggu, 03 Juli 2011

Senja di Pelabuhan Kecil

buat Sri Ajati

Oleh : Chairil Anwar


Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut

Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.

Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap

1946


Tentang puisi ini....tak ada yang istimewa, hanya saja dulu aku pernah dapet tugas untuk mendramatisasi sebuah puisi secara berkelompok. Nah untuk puisinya, dipilih dengan cara undian. Dan kelompok kami pun mendapatkan puisi ini. :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar